Daerah

Perubahan Arah Lalu Lintas di Kawasan Mesjid Agung An-Nur

admin manager | Kamis, 06 Agustus 2015 - 13:49:41 WIB | dibaca: 933 pembaca

Seiring dengan pertumbuhan Kota Pekanbaru menjadi Kota Metropolitan dengan pertumbuhan penduduk yang sudah mencapai 1 juta, hal ini berbanding lurus dengan pertumbuhan kendaraan bermotor. Namun, berbanding terbalik dengan pertumbuhan ruas jalan yang ada di Kota Pekanbaru. Yang mana pembangunan ruas jalan sangat sedikit, sedangkan pertumbuhan kendaraan cukup tinggi.

Saat ini di Kota Pekanbaru telah terjadi kemacetan pada ruas jalan dan persimpangan pada jam tertentu, seperti pada pagi hari dan sore hari ketika jam masuk dan jam pulang anak sekolah. Khususnya di kawasan Mesjid Agung An-Nur dan kawasan sekolah. Untuk mengurangi kemacetan lalu lintas dan konflik di persimpangan kita perlu membuat manajemen rekayasa lalu lintas dengan sistem satu arah.

Berdasarkan hasil dari konsultan dan Forum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan yang dihadiri oleh instansi terkait seperti Ditlantas Polda Riau, Dinas Perhubungan Propinsi, Satlantas Polresta Pekanbaru, Dinas Perhubungan Komunikasi dan Iinformatika Kota Pekanbaru, Bapeda Kota Pekanbaru, Dinas Bina Marga Kota Pekanbaru, Satpol PP Kota Pekanbaru, pengelola Mesjid Agung An-Nur, para Kepala Sekolah, Media Massa, dan Konsultan dari INDII (konsultan dari Pemerintah Australia) dalam hal ini menyepakati untuk melakukan perubahan arah arus lalu lintas yakni memutari Mesjid Agung An-Nur searah jarum jam dan juga memberlakukan sistem satu arah pada Jalan Dr. Soetomo dan Jalan Kinibalu Hal ini dilakukan untuk menambah kapasitas ruas jalan dan mengurangi konflik di persimpangan sehingga dapat meningkatkan kinerja ruas jalan. Adapun pemberlakuan ini akan dimulai pada hari Senin tanggal 10 Agustus 2015.

Sketsa Perubahan Arus lalin kawasan mesjid Agung An-Nur : click for view

Kedepannya akan dibangun infrastruktur fasilitas lalu lintas keselamatan jalan oleh Pemerintah australia melalui dana hibah. Adapun yang akan dibangun seperti pedestrian, pulau-pulau jalan, alat pengatur kecepatan di persimpangan, rambu-rambu lalu lintas, marka jalan, zona selamat sekolah dan lain sebagainya.

Untuk seluruh masyarakat yang ingin menggunakan ruas jalan disekitaran jalan tersebut agar memperhatikan sirkulasi lalu lintas dan mendukung program tersebut. (M. Yevizal, S.SiT - Kepala Seksi Manajemen dan Rekayasa Lalu Lintas)





Komentar Via Website : 0


Nama

Email

Komentar



Masukkan 6 kode diatas)